You are currently browsing the monthly archive for April 2009.

Dua hari tak menjelajahi Senayan City, hati saya ciut siang tadi. Di lantai delapan mal mewah itu ratusan orang antre. Bukan, mereka bukan menanti bantuan langsung tunai (BLT). Sebagaimana kebanyakan pengunjung, mereka terlihat jelas berasal dari kalangan menengah atas. Orang-orang yang, kayaknya, kedap dari terjangan krisis. Trendi dan wangi. Tua dan muda.

Tuan dan Puan, di sana sedang berlangsung program diskon gede-gedean dari Crocs, produk sandal dan sepatu asal Colorado, Amerika Serikat. Memang menggiurkan. Dari harga Rp 400 ribuan, kini Anda bisa menentengnya pulang dengan hanya merogoh kocek Rp 100 ribuan. Dan, berbeda dengan antrean BLT, mereka berbaris dalam kepungan udara sejuk, bukan dengan kepala terbakar matahari. Mereka diminta antre lantaran jika semua masuk sekaligus hanya kekacauan yang dipetik. Luas ruang tak sebanding dengan jumlah yang datang. Read the rest of this entry »