You are currently browsing the monthly archive for Maret 2009.

cak nur,

saya buka lagi buku yang sampulnya telah koyak oleh kafka, anak saya. terbit tahun lalu dengan judul all you need is love: cak nur di mata anak-anak muda, kitab ini memuat 30 esai. salah satu yang paling menarik perhatian adalah tuturan hikmat darmawan.

ia berkisah, di pertengahan 1990-an, di mimbar jumat itu anda menyarankan para jamaah untuk menonton the name of the rose. kok bisa-bisanya, cak? film tersebut dibikin berdasarkan novel dengan judul serupa karya ahli semiotika umberto eco. pokok kisahnya adalah misteri serangkaian pembunuhan di sebuah biara katolik di abad pertengahan. Read the rest of this entry »

Havel dan Kafka,

7 MARET 1935. BARU BEBERAPA HARI Sutan Sjahrir menjalani pengasingan di Boven Digul. Di Renungan Indonesia, ia melukiskan pembagian kategori orang-orang buangan: “orang jang suka bekerdja” dan “orang jang disebut naturalis.” Golongan pertama adalah mereka yang bersedia melakukan pekerjaan untuk rezim kolonial Belanda: menjadi pegawai polisi, guru, atau juru rawat. Dengan memilih ini, yang bersangkutan memperoleh upah 40 sen sehari plus tunjangan beras 18 kilogram saban bulan.

(Renungan Indonesia merupakan terjemahan dari Indonesische Overpeinzingen yang dilakukan HB Jassin dan terbit pertama kali pada 1947. Buku itu adalah antologi catatan harian Sjahrir selama melakoni pengasingan di Digul dan Banda Neira.) Read the rest of this entry »