You are currently browsing the monthly archive for April 2008.
Havel dan Kafka,
Aku ingin tahu: apa yang ada di kepala para perusak tempat ibadah itu? Jangan-jangan, mereka berpikir, tiket ke surga sudah di tangan. Tak usah antre panjang di loket, plus dapat diskon gede-gedean.
Havel dan Kafka,
Bagaimana seorang ekonom menggeledah puisi? Arianto Patunru melakukannya atas Jantung Lebah Ratu, antologi puisi Nirwan Dewanto. Bacalah risalah ini.
Havel dan Kafka,
Sutan Sjahrir muncul di Burung-burung Manyar karya Y.B. Mangunwijaya. Alkisah, sejumlah serdadu NICA menembaki mobilnya sehingga harus stop dengan terpaksa.
Ia diinterogasi dengan kasar tapi menanggapi dengan sabar. Sjahrir berujar, “Jenderal Christison menunggu saya. Harap jangan mengecewakan beliau.” Para keroco meradang. Salah seorang di antaranya mendaratkan gagang pistol di wajah perdana menteri pertama RI itu. Read the rest of this entry »
